Bagaimana Cara Budidaya Lele Sangkuriang? Dari Bibit Sampai Tahap Pemanenan
Lele Sangkuriang
5. Pemilihan pakan untuk bibit lele
Banyak berbagai merk jenis pakan di pasaran yang memiliki kualitas berbeda-beda. Ciri pakan yang baik memiliki rasio jumlah pakan lebih kecil berbanding dengan rasio pertumbuhan daging. Semakin kecil rasio jumlah pakan (di bawah 1 cm) maka dapat dipastikan kualitas pakan semakin baik. Pelet adalah pakan utama, untuk pakan tambahan bisa menggunakan keong mas, ikan rucah atau ikan-ikan hasil tangkapan dari laut yang sudah tidak layak dikonsumsi dll.
Untuk pemberian pakan utama/pelet bisa di berikan 2 atau 3 kali sehari, pagi siang dan malam. Semakin sering pemberian pelet akan semakin mempercepat pertumbuhan lele. Setiap harinya ikan lele memerlukan pakan 3-6% dari berat bobot tubuhnya. Beri dengan takaran kira-kira, jika lele sudah mulai malas memakan pelet hentikan pemberian pakan.
Pakan utama umumnya berupa pelet ikan yang mengandung protein hewani (30%), lemak (15%), karbohidrat (20%), dan vitamin. Pilih pakan yang baik karena akan mempengaruhi pertumbuhan lele.
Untuk menghemat biaya pengeluaran pakan berikan pakan tambahan, ikan rucah dan keong mas sangat baik sebagai pengganti pakan utama. Jika dilihat dari kandungan nutrisi, pakan tambahan tersebut tidak kalah nutrisinya dari pakan utama. Dalam pemberian pakan lele jangan sampai telat, karena bisa memicu kanibalisme. Ikan lele besar akan memakan lele yang ukurannya lebih kecil.
Semoga panduan lengkap bagaimana cara budidaya dan bisnis lele tersebut dapat bermanfaat bagi anda calon pengusaha lele sukses, usaha, kerja keras dan doa itu yang paling penting dibisnis anda. Salam HEBAT SiKumis.
Read more info "Bagaimana Cara Budidaya Lele Sangkuriang? Dari Bibit Sampai Tahap Pemanenan" on the next page :
Editor :blogger