Bagaimana Cara Budidaya Lele Sangkuriang? Dari Bibit Sampai Tahap Pemanenan
Lele Sangkuriang
Bisnis ikan lele semakin tahun semakin meningkat. Semakin banyak konsumen yang menyukai makanan yang berbahan lele. Contoh: nugget lele, pecel lele, abon lele, bakso lele , kripik/kerupuk lele dll. Ini adalah salah satu bisnis yang mempunyai prospek cerah.
Budidaya lele ini sangat mudah dilakukan, hanya dengan modal kecil anda sudah bisa memulai usaha ini. Berikut kami berikan panduan lengkap usaha ternak lele jenis sangkuriang , yang di kenal pertumbuhannya cepat.
1. Persiapkan kolam pembesaran lele
Pilih lokasi/tempat yang akan dibuat kolam untuk budidaya lele. Sebaiknya pilih lahan yang bisa tersorot sinar matahari karena pertumbuhan lele juga terpengaruh dengan sinar matahari. Dengan suhu yang lebih panas pertumbuhan lele akan lebih cepat dibanding dengan kolam lele yang bersuhu dingin.
Kolam lele bisa dibuat dari kolam terpal, kolam tanah dan kolam permanen yang berbahan semen. Setiap tipe kolam mempunyai keunggulan dan kekurangan sendiri-sendiri. Tapi yang paling efisien dan murah adalah kolam lele dari terpal. Agar bisnis budidaya lele anda bisa maksimal, untuk sektor kolam ukuran dan kapasitasnya adalah sebagai berikut:
Untuk kolam yang ideal bisa dibuat dengan ukuran 2×4 meter, 3×4 meter, atau 3×5 meter. Pertimbangkan dengan ketersediaan lahan anda dan jumlah lele yang akan di tebar.
Untuk kedalaman kolam, kedalaman dianjurkan sekitar 1/2 sampai 1 meter disesuaikan dengan ukuran/umur bibit lele yang akan di tebar.
Untuk tingkat kepadatan bibit, idealnya adalah per meter persegi (m2) adalah 200-400 ekor, tentukan ukuran kolam dan sesuaikan jumlah bibit yang akan di tebar.
Dengan 3 pertimbangan diatas masalah kematian ikan lele bisa diminimalisir.
2. Pengaturan ketinggian air pada kolam
Idealnya ketinggian air dari dasar kolam pada bibit lele dengan ukuran 3-5cm adalah 50cm, jika ukuran bibit lele kurang dari 3-5cm ketinggian air bisa di kurangi menjadi 30cm. Anda bisa menambahkan air 15-20cm setiap 2 minggu sekali/sesuai dengan perkembangan lele. Usahakan dasar kolam masih terkena paparan sinar matahari untuk perkembangan bakteri didasar kolam.
Biarkan kolam selama satu minggu sampai airnya berwarna hijau (green water) itu menunjukkan bahwa fitoplankton sudah berkembang biak dengan baik, itu akan menjadi persediaan pakan alami bibit lele. Bibit lele siap ditebar ketika air kolam sudah berwarna hijau (semakin pekat semakin baik), penebaran bibit bisa di ikuti dengan penambahan air.
Read more info "Bagaimana Cara Budidaya Lele Sangkuriang? Dari Bibit Sampai Tahap Pemanenan" on the next page :
Editor :blogger